ETNOSAINS KEARIFAN LOKAL MADURA

A. Pengertian Etnosains
Istilah ‘sains’ atau ilmu pengetahuan dalam filsafat ilmu pengetahuan
dibedakan dengan pengetahuan. Ilmu pengetahuan merupakan pengetahuan yang
diperoleh dengan menggunakan metode-metode tertentu serta mengikuti tata
urutan tertentu dalam mendapatkannya. Setelah diperoleh, pengetahuan ini harus
dapat diuji kebenarannya oleh orang-orang lain dengan mendapatkan hasil yang
ajeg sehingga kebenaran pengetahuan ini tidak akan bersifat subjektif, tetapi
intersubjektif. Atas dasar pengertian semacam ini, maka etnosains dapat
didefinisikan sebagai perangkat pengetahuan yang dimiliki oleh suatu
masyarakat/sukubangsa yang diperoleh dengan menggunakan metode tertentu
serta mengikuti prosedur tertentu yang merupakan bagian dari tradisi mereka,
dan kebenarannya dapat diuji secara empiris.
Secara etimologi etnosains berasal dari kata Yunani yakni ethnos yang berarti
bangsa dan scientia yang berarti pengetahuan (Werner dan Fenton, 1970).
Etnosains adalah pengetahuan yang khas dimiliki oleh suatu bangsa. Sturtevant
(1964) mendefinisikan etnosains sebagai system of knowledge and cognition
typical of a given culture. Penekanan dalam etnosains adalah pada sistem atau
perangkat pengetahuan, yang merupakan pengetahuan yang khas dari suatu
masyarakat yang berbeda dengan pengetahuan masyarakat yang lain. Tujuan
etosains adalah melukiskan lingkungan sebagaimana dilihat oleh masyarakat yang
diteliti. Asumsi dasarnya adalah lingkungan bersifat kultural. Sebab, lingkungan
yang sama pada umumnya dapat dilihat dan dipahami secara berlainan oleh
masyarakat yang berbeda latar belakang kebudayaannya. Dengan adanya
etnosains ini diharapkan kita akan mampu menebak perilaku masyarakat dalam
berbagai aktivitas yang berkaitan dengan lingkungan. Pengaruh pendapat
masyarakat terhadap lingkungan merupakan bagian dari mekanisme yang
menghasilkan perilaku yang nyata dari masyarakat itu sendiri dalam menciptakan
perubahan dalam lingkungan mereka.

 

ETNOSAINS KEARIFAN LOKAL MADURA
Copyright © Yunin Hidayati. S.Si., M.Si., Mochammad Yasir. S.Pd., M.Pd.,
Nur Qomaria, S.Pd., M.Pd., Aida Fikriyah, S.Pd., M.Pd.

Penyusun: Yunin Hidayati. S.Si., M.Si., Mochammad Yasir. S.Pd., M.Pd.,
Nur Qomaria, S.Pd., M.Pd., Aida Fikriyah, S.Pd., M.Pd.
Editor: Hesti Indah Mifta
Penata Letak: F. D. Abdillah
Penata Sampul: Yurdi Andani

Cetakan Pertama, Oktober 2019
viii + 150 hal; 18,2 x 25,7 cm
ISBN: 978-602-457-286-0

Rp50.000

Stok habis

ETNOSAINS KEARIFAN LOKAL MADURA

Store
0 out of 5
SKU 46094e8b0f6b Categories , Tag

Deskripsi

A. Pengertian Etnosains
Istilah ‘sains’ atau ilmu pengetahuan dalam filsafat ilmu pengetahuan
dibedakan dengan pengetahuan. Ilmu pengetahuan merupakan pengetahuan yang
diperoleh dengan menggunakan metode-metode tertentu serta mengikuti tata
urutan tertentu dalam mendapatkannya. Setelah diperoleh, pengetahuan ini harus
dapat diuji kebenarannya oleh orang-orang lain dengan mendapatkan hasil yang
ajeg sehingga kebenaran pengetahuan ini tidak akan bersifat subjektif, tetapi
intersubjektif. Atas dasar pengertian semacam ini, maka etnosains dapat
didefinisikan sebagai perangkat pengetahuan yang dimiliki oleh suatu
masyarakat/sukubangsa yang diperoleh dengan menggunakan metode tertentu
serta mengikuti prosedur tertentu yang merupakan bagian dari tradisi mereka,
dan kebenarannya dapat diuji secara empiris.
Secara etimologi etnosains berasal dari kata Yunani yakni ethnos yang berarti
bangsa dan scientia yang berarti pengetahuan (Werner dan Fenton, 1970).
Etnosains adalah pengetahuan yang khas dimiliki oleh suatu bangsa. Sturtevant
(1964) mendefinisikan etnosains sebagai system of knowledge and cognition
typical of a given culture. Penekanan dalam etnosains adalah pada sistem atau
perangkat pengetahuan, yang merupakan pengetahuan yang khas dari suatu
masyarakat yang berbeda dengan pengetahuan masyarakat yang lain. Tujuan
etosains adalah melukiskan lingkungan sebagaimana dilihat oleh masyarakat yang
diteliti. Asumsi dasarnya adalah lingkungan bersifat kultural. Sebab, lingkungan
yang sama pada umumnya dapat dilihat dan dipahami secara berlainan oleh
masyarakat yang berbeda latar belakang kebudayaannya. Dengan adanya
etnosains ini diharapkan kita akan mampu menebak perilaku masyarakat dalam
berbagai aktivitas yang berkaitan dengan lingkungan. Pengaruh pendapat
masyarakat terhadap lingkungan merupakan bagian dari mekanisme yang
menghasilkan perilaku yang nyata dari masyarakat itu sendiri dalam menciptakan
perubahan dalam lingkungan mereka.

 

ETNOSAINS KEARIFAN LOKAL MADURA
Copyright © Yunin Hidayati. S.Si., M.Si., Mochammad Yasir. S.Pd., M.Pd.,
Nur Qomaria, S.Pd., M.Pd., Aida Fikriyah, S.Pd., M.Pd.

Penyusun: Yunin Hidayati. S.Si., M.Si., Mochammad Yasir. S.Pd., M.Pd.,
Nur Qomaria, S.Pd., M.Pd., Aida Fikriyah, S.Pd., M.Pd.
Editor: Hesti Indah Mifta
Penata Letak: F. D. Abdillah
Penata Sampul: Yurdi Andani

Cetakan Pertama, Oktober 2019
viii + 150 hal; 18,2 x 25,7 cm
ISBN: 978-602-457-286-0

Informasi Tambahan

Berat 225 gram

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “ETNOSAINS KEARIFAN LOKAL MADURA”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No more offers for this product!

Diskusi umum

Saat ini belum ada diskusi apapun pada produk ini

1
    1
    Keranjang Belanja Anda
    Hapus Item
    FILSAFAT POPULER
    Store:

    Nyalagaleri

    Qty: 1
    Price: Rp50.000
    Rp50.000