Deskripsi
Mengurai narasi dari novel Cinta Berwarna Jingga, ibarat sajian
kue lezat dengan dekorasi yang memikat. Belum menyantapnya
pun, hati sudah terpikat. Bagaimana tidak? Setiap episode
didahului oleh quote atau nukilan. Nukilan inilah sebagai
jembatan bagi pembaca untuk memahami isi cerita.
Masraya Hutabarat, Sang Pengarang mampu menggiring
pembaca agar lebur dan hanyut terbawa cerita dengan
pemaparan yang runut , diksi yang tepat, dan bahasa yang
komunikatif.
Seperti yang terungkap dalam isi novel bahwa “Senja tak melulu
tentang jingga, senja mampu berbicara banyak hal tentang
perpaduan warna yang selaras. Senja melambangkan
keromantisan sisi manusia, senja mampu mengingatkan tentang
rindu yang telah lama hilang, Senja mampu membuka kenangan,
senja mampu membawa suasana magis bagi seorang pecinta,
senja memiliki makna yang luas di hati manusia.
Sungguh novel yang menarik untuk menyelami hati seorang
wanita.
(Lili Priyani, Guru, Penulis)
Rayya menulis cerita ini dengan renyah, kisah mengalir dengan
dramatis sehingga sayang utk dilewatkan. Membaca novel Cinta
Berwarna Jingga ini membuat kita tergugah oleh kisah-kisah
sederhana manusia. Selamat membaca!
(Azwar Sutan Malaka, Penulis Novel Cinta Seribu Nyawa)
CINTA BERWARNA JINGGA
Copyright © Rayya
Penulis: Rayya
Editor: Istiqomatuttaqiyyah
Penata Letak Isi: F. D. Abdillah
Penata Sampul: Yurdi Andani
Cetakan Pertama, Januari 2020
viii + 98 hal; 14,8 x 21 cm
ISBN: 978-602-476-655-9





















Ulasan
Belum ada ulasan.